TECH & GADGETS

Ahli Robot AI Facebook Berhijrah , Karena Munculnya Metaverse

MetaVerse
Facebook

Perusahaan induk Facebook, Meta, telah kehilangan beberapa ilmuwan kecerdasan buatan (AI) terbaiknya tahun ini. Hal ini terjadi karena perusahaan terus berfokus menuju ke dunia metaverse.

Setidaknya empat karyawan terbaik Meta di bidang AI telah meninggalkan perusahaan dalam beberapa bulan terakhir, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut dan analisis LinkedIn.

Baca Juga: AWS "IAM"

Para ilmuwan yang resign, telah menerbitkan lusinan makalah akademis di jurnal terkenal dunia dan membuat banyak terobosan yang telah digunakan Meta untuk meningkatkan Facebook dan Instagram.

Seorang pengusaha AI Karl Hermann, mengatakan, bahwa jumlah karyawan yang resign di Meta sebenarnya bisa lebih dari jumlah yang disebutkan

"Kantor Meta di London baru saja 'runtuh' dan mereka kehilangan sebagian besar peneliti [top] mereka dalam rentang enam minggu," katanya dikutip dari CNBC Internasional, Jumat (1/4/2022)

Sementara Profesor Machine Learning di Universitas Cambridge, Neil Lawrence, mengatakan bahwa ia tidak terkejut.
"[Zuckerberg] Mark sekarang menjadi Meta semua dan mereka tidak pernah berinvestasi dengan benar dalam apa pun di London sejak awal," ungkapnya.

Baca Juga: ICS Compute Raih Penghargaan ke-2 AWS Consulting Partner of The Year 2021

Mereka yang telah meninggalkan perusahaan termasuk Edward Grefenstette, seorang ilmuwan riset yang memimpin upaya Meta pada cabang AI yang dikenal sebagai pembelajaran penguatan. Ia diketahui resign pada bulan Februari.

Heinrich Kuttler, salah satu manajer teknik penelitian Meta AI, juga hengkang dari perusahaan dalam beberapa minggu terakhir untuk bergabung dengan Infleksi AI, sebuah perusahaan rintisan yang didirikan oleh salah satu pendiri DeepMind Mustafa Suleyman dan miliarder LinkedIn Reid Hoffman. Kuttler bergabung dengan Meta pada Januari 2019 setelah menghabiskan lebih dari dua tahun di DeepMind.

Baca Juga: Google Cloud Segera Luncurkan Pembaruan Layanan Penyimpanan

Satu lagi yang resign dari Meta adalah Ahmad Beirami. Ia meninggalkan posisi ilmuwan penelitiannya di Meta pada bulan Januari dan bergabung dengan Google dalam peran yang sama

Related posts