TECH & GADGETS

e-Wallet Sebagai Pembayaran Digital Masa Depan

e-Wallet Sebagai Pembayaran Digital
e-Wallet Sebagai Pembayaran Digital Teknomid


e-Wallet Sebagai Pembayaran Digital Masa Depan

e-Wallet Sebagai Pembayaran Digital Di tengah kekacauan, digitalisasi selalu menemukan jalan. Selama wabah COVID-19, teknologi berkembang pesat. Dari tidak ada kontak fisik hingga transaksi digital, istilah tahun ini adalah tanpa kontak. Dompet digital telah sepenuhnya mengambil alih di era pascapandemi.

Dengan merek besar dan bisnis eCommerce yang mempromosikan transaksi tanpa kontak, metode pembayaran ini telah mendapatkan popularitas di kalangan masyarakat umum. Terlebih lagi, sekarang bahkan perusahaan kecil pun menerima pembayaran digital, bepergian tanpa uang tunai menjadi lebih mudah dari sebelumnya.

Anehnya, ada lebih dari 779 miliar transaksi digital di fintech secara global pada tahun 2020 dan angka ini diperkirakan akan meningkat pada tingkat tahunan 13% di tahun-tahun berikutnya. Seiring kepercayaan dompet digital tumbuh dari hari ke hari, akan menarik untuk melihat seperti apa masa depan pembayaran.

1. Lebih Mengandalkan Cloud

Setiap aspek digitalisasi bergantung pada cloud. Perusahaan cenderung mengintegrasikan lebih banyak dompet digital mereka dengan cloud, bahkan dalam aplikasi e-wallet di mana pembayaran yang terlambat dapat menimbulkan masalah bagi pengguna. Masalah keterlambatan pembayaran adalah salah satu masalah paling serius yang muncul dalam transaksi online. Penggunaan jaringan server yang jauh dapat membantu mengurangi hal ini.

2. Pembayaran Berbasis NFC (Near Field Communication) Untuk Mendapatkan Momentum

Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah melihat peningkatan transaksi di mana Anda dapat membayar dengan kartu Anda hanya dengan mengetuknya. NFC adalah dasar dari teknologi ini, yang akan mengalami pertumbuhan pesat di tahun-tahun mendatang. Karena NFC mengirimkan data terenkripsi ke perangkat POS dengan cepat. Ini jauh lebih maju daripada teknologi PIN standar. Menurut UK Finance, kartu nirsentuh berkemampuan NFC akan menyumbang 36% dari semua pembayaran pada tahun 2027.

3. Pembayaran yang Diaktifkan dengan Suara Sedang Meningkat

Teknologi berbasis suara seperti asisten virtual telah menjadi norma bagi banyak konsumen di negara maju dan berkembang, seiring dengan meningkatnya permintaan akan kenyamanan. Lebih banyak aplikasi dapat diintegrasikan dengan AI suara telepon, atau mungkin datang dengan kemampuan pembayaran suara mereka.

Pengalaman konsumen telah ditingkatkan ke tingkat yang belum pernah dicapai sebelumnya sebagai hasil dari inovasi ini. Banyak pengguna di seluruh dunia telah terbiasa dan mengandalkan perangkat ini untuk menyelesaikan tugas sehari-hari mereka. Menurut jajak pendapat, jumlah orang yang menggunakan asisten digital akan mencapai 1,8 miliar pada tahun 2021.

4. Otentikasi Biometrik Akan Menjadi Lebih Umum

Meningkatnya penggunaan pembayaran digital secara otomatis menyebabkan peningkatan keselamatan dan keamanan mereka. Mengingat kemungkinan penipuan dan pencurian, otentikasi berbasis biometrik mungkin menjadi lebih umum dalam pembayaran digital tahun ini. Teknologi biometrik menggantikan kata sandi dengan teknik seperti pemindaian sidik jari, pengenalan wajah, analisis detak jantung, dan lain-lain yang unik untuk setiap pengguna. Menurut Biometric Update.com, penggunaan akan meningkat secara signifikan karena sekitar 2,5 juta kartu pembayaran biometrik diharapkan akan diterbitkan tahun ini. Kenaikan di atas memastikan transaksi lebih aman dan efisien.