TUTORIAL

Memahami dan Konfigurasi LVM di Centos 8

LVM di Centos 8
Teknomid

Table of Contents

Apa itu LVM ?

LVM (Logical Volume Manager) adalah sebuah manajemen penyimpan di sistem operasi GNU/Linux yang menyediakan fleksibilitas dalam membuat dan mengubah partisi dalam sebuah disk. 

LVM menambahkan lapisan antara antarmuka I/O kernel dengan perangkat fisik untuk mendapatkan logical­view dari penyimpan. Dengan adanya lapisan inilah kita dapat melakukan perubahan partisi baik itu resize, penghapusan, dan lain-­lain secara live pada sistem, baik untuk satu atau lebih media devices storage. 

Kemudahan tersebut akan membuat administrator maupun pengguna lebih nyaman dalam melakukan manajemen dan alokasi ruang penyimpan hingga penamaan volume. Selain itu kita dapat melakukan snapshot dan membuat block­device salinan sebuah partisi atau lebih untuk mencatat statusnya dengan tujuan backup.

Ada beberapa istilah yang dikenal di dunia LVM yaitu:

  1. Physical Volume (PV), adalah physical disk atau media penyimpan secara fisik baik itu berupa partisi secara konvensional misal: hda1, hda3, hdc5,sda3 maupun RAID.
  2. Volume Group (VG), adalah sebuah volume yang dibuat dari satu atau lebih PV dalam media penyimpan dan juga sebagai manajer bagi PV dan LV.
  3. Logical Volume (LV), adalah partisi secara logical yang dibuat di atas VG dan pada LV inilah filesystem akan diletakkan.
  4. Physical Extents (PE), adalah bagian­bagian atau potongan yang membentuk sebuah PV, dengan PE ini dapat ditentukan maksimal ukuran sebuah VG.
  5. Logical Extents (LE), adalah bagian atau potongan yang membentuk LV, ukurannya sama dengan PE.

Dalam dunia System Administrator khususnya di server Linux, kita seringkali menemukan LVM sebagai manajemen disk partition. LVM (Logical Volume Manager) merupakan metode pengalokasian partisi (pembagian) harddisk dengan cara menggabungkan beberapa unit harddisk fisik menjadi sebuah logical volume partisi.

Tujuan pembuatan partisi LVM (Logical Volume Manager) adalah :

  1. Mudah untuk merubah ukuran partisi (memperbesar atau mengurangi)
  2. Menggabungkan beberapa partisi menjadi satu untuk memperoleh space yang lebih besar.
  3. Mudah dalam hal management partisi disk

Cara pembuatan partisi LVM

Check Mapping Hard-Disk 
fdisk -l
Note: 
Blok warna Orange = root partition bawaan system
Blok warna Hijau = Disk yang akan kita jadikan LVM
Membuat Physical Volume (PV)

Membuat phisical volume untuk kedua Disk Storage sdb, sdc dengan perintah :

pvcreate /dev/{sdb,sdc}
physical-volume

Checking Physical Volume (PV)

Untuk mengecek physical volume yang telah kita buat tadi, dengan perintah :

pvs
pvs
Membuat Volume Group (VG)

Membuat volume group dengan nama vg-data dengan menggabungkan kedua partisi physical volume sdb, sdc dengan perintah :

vgcreate vg-data /dev/{sdb,sdc}
vg-data

Checking Volume Group (VG)

Cek partisi volume group vg-data yang telah kita buat tadi dengan mengetikkan perintah:

vgs  atau  vgdisplay 
- (untuk melihat lebih detail)
vgs
Pastikan kembali size volume kedua physical volume disk sdb, sdc telah tergabung manjadi satu di Volume Group vg-data.

pvs
pvs-more
Membuat Logical Volume (LV)

Dalam Percobaan ini kita bagi Volume Group vg-data menjadi 2 Logical Volume dengan nama lv-data-01 dan lv-data-02.
- Untuk tahap pertama kita coba alokasikan disk ke lv-data-01 sebesar 5 Gb, dengan cara mengetikkan perintah :

lvcreate -L 5G -n lv-data-01 vg-data
lvcreate-01
- Untuk tahap kedua kita coba alokasikan semua free size nya di vg-data ke Logical Volume yang baru lv-data-02, dengan cara mengetikkan perintah :

lvcreate -l 100%FREE -n lv-data-02 vg-data
lv-data-02
Checking Logical  Volume (LV)

Setelah itu untuk mencek partisi LVM yang sudah dibuat tadi ketikkan perintah berikut :

lvs
lvs
Membuat Format Partition ke ( xfs,ex3,ex4,brtfs )

Kemudian untuk format partisi LVM kali ini kita pakai  type partisi xfs dengan cara mengetikkan perintah :

mkfs.xfs /dev/vg-data/lv-data-01
mkfs.xfs /dev/vg-data/lv-data-02
mkfs
Checking Partition Type dan Mounting

Setelah semua sudah berhasil di jalankan , sekarang kita akan mounting lvm ke masing-masing directory:
  - Cek partisi type lvm

blkid
blkid
   - Create Folder/Directory tempat mounting lvm

mkdir /{Data-01,Data-02}

  - Setting fstab jika di butuhkan auto mounting ketika system melakukan restart

echo "UUID=2bb46e82-f534-4847-982d-2c4583d4b29c" /Data-01 xfs defaults        0 0 >> /etc/fstab
echo "UUID=7a1a144d-f733-4561-9e49-1e32f4be00f8" /Data-02 xfs defaults        0 0 >> /etc/fstab

df-h
Demikian pembahasan kita untuk kali ini mengenai "Memahami dan Konfigurasi LVM di Centos 8". Semoga bermanfaat untuk kita semua dan jangan lupa bantu share untuk melanjutkan Ilmu yang sudah kita ketahui.